Ayah…maafkan daku.,

Sejatinya kita terlahir dari sepasang manusia yang purna rupa.Memiliki cinta,kasih sayang tanpa henti mengalir bak hujan yang membasahi bumi lantas hidupi sekelompok tanaman cinta. Kasih sayang ayah ibu kita takkan pernah usai hingga ajal meregang nyawa.

Lantas kenapa terkadang kita ego dan sering tak patuh,membangkang akan perintah mereka..Mengganggap mereka segolongan manusia “tua renta” dan dari masa lalu tak perlu urusi hidup kita lagi.Dan terkadang kita ingin suatu pembuktian akan nilai diri sebagai “manusia” yang di-ikrarkan dan di akui kedewasaan kita…,
Sejatinya kita tidak salah bahwa hidup adalah milik “pribadi” kita. Tetapi alangkah tidak elegannya jika kita membuat mereka “menangis” dan “tak bahagia”.

Apa kita lupa kita hanya sekeping nutfah yang berkembang dari sulbi ayah kita???Apa kita lupa 9 bulan kita mengapung dalam diri ibu-ibu kita..,kita telah lupa bahwa ridho Tuhan ada di telapak ridho mereka jua??
Kita telah terlahir ke bumi dan kita berujar keras : AKU MANUSIA???

Bukankah suatu ketika nanti kita akan menjadi seperti mereka??
Adakah kita memahami mereka layaknya mereka memahami kita semenjak kita hanya segumpal daging merah menyala???
Dan mereka suatu kala pun akan pergi,TAK AKAN PERNAH KEMBALI lagi???
Maka…Tuhan-ku,ampuni kami jika dosa dan khilaf telah buat “orang tua” kami malu telah lahirkan manusia2 pendosa.

Dan puisi ini ku persembahkan untuk ayahku!!!

di AKMIL MAGELANG

di AKMIL MAGELANG

Binar cahaya mata teduh terpatri
Tersenyum kearah pojokan langit berkata-kata padaNya
Lelaki terwarisi tetesan darah peluh bercucur tetesan cinta
Terpendar bias mentari

Mimpi-mimpi salju basahi meranggas bumi jiwa-jiwa
Hendak tertoreh prasasti manusia
Lelaki cinta untai bait-bait surga
Hingga hati menjamah cinta

Ayahku
Sekeping doa dari pojok sajadah kusam-mu
Erangan jiwa akan lalai kami pada sang Khalik
Dosa-dosa durhaka sang makhluk

Tuhan…,
Kutitip selaksa cinta segengam untai hati
Dan ia sempat berujar bangga ke sudut bola mata bening miliknya
Engkau sang hamid kecil-ku,.

Happy B’day to My Love Dad..11 DESEMBER!!!
I Love U dad,.

NB:Foto,Alm Kakek, Aku dan Ayah. Magelang 1996

15 responses to this post.

  1. jadilah manusia yg sholeh dan bermnfaat ntuk kedua ortu nya… godlak sobat…

    Reply

  2. kunjungan balik

    Reply

  3. Posted by asrarudin on 6 December 2009 at 11:48 am

    Tuhan…,
    Kutitip selaksa cinta segengam untai hati
    Dan ia sempat berujar bangga ke sudut bola mata bening miliknya
    Engkau sang hamid kecil-ku,.

    Iya sobat..doa kan saja..semoga!!AMIN

    Reply

  4. kerenn brow…
    cm kurang atu lagi, kn udah ada ina ma pode `bawa.. ama ma lemba oru nya mana?????

    Reply

  5. langsung merenungi setiap kata-kata lw sob.. jadi inget bokap nih😥

    sukses ya brotha😀

    -salam- ^_^

    Reply

    • Posted by asrarudin on 8 December 2009 at 6:59 am

      Yup..Makasih SOB!!!

      Ayah adalah sosok yang akan selalu kita rindui karena separuh jiwa kita adalah cerminan mereka

      Reply

  6. keren, menggugah perasaan…. jdi sedih coz dwi gak sempat berbakti padanya, karna tuhan begitu menyayanginya sehingga mengambilnya begitu cepat…

    Reply

    • Posted by asrarudin on 8 December 2009 at 7:55 am

      Sabar ya dek…
      Apapun jalanNya itu adalah yang terbaik..Semoga ewi tetap bis amenjadi anak shalehah.amin

      Reply

  7. Unadulterated words, some true words dude. You made my day!

    Reply

  8. Posted by bahjan on 29 January 2010 at 4:01 am

    ayah,,,, manusia berhati ibu
    tapi sejarah selalu berkisah dia serigala

    Ayah,,,, itu adalah kekasih terindah bagi kita
    dia selalu melanglang sudut-sudut hina, hanya untuk
    menyuap kita dengan satu suapan nasi dan setegak air

    Kita ini selalu menyalahkannya atas kemewahan yang tidak terpenuhi
    kesengsaraan yang bertamu, hampir tiap detik
    Kelaparan yang tidak mengenal lelah, menumpah pedihnya pada kita

    Tapi pernah kita menyalahkan badan kita
    yang tidak pernah tahu bagaimana dia harus menjual ceceran keringatnya?

    Reply

    • Posted by asrarudin on 11 February 2010 at 12:55 am

      Bahjan:Ayah,………bahwa dalam setiap generasi, dialah sang punggawa surga!!
      Thnaks udah mampir.LOve my DAD

      Reply

  9. aq sdh lp pd wjh ayah q tapi aq selalu teringat kebaikan – kebaikan hatinya entah kapan kami bisa bertemu kembali , aq merindukannya meski rasa sakit kadang masih suka mengelora di jiwa

    Reply

    • Posted by asrarudin on 12 February 2010 at 5:34 am

      Ayah adalah sosok yang menajaga kita, he’s a loveable one on earth!!
      Dia alah yg menguras tetesan keringat dan air mata demi sukses anak2 nya..
      AYAH!!!
      MIzz to DADDY….:'(

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: