Tragedi Cinta…,

Beranjak semua dewasa
Cemara hati mulai menguning lapuk kini,hampir mati padam
Daunnya berguguran ke sisi bumi..,ia meranggas

Tak pernah ku harap ini terjadi lagi,potongan fragmen cerita silam
Peperangan dan silang sengketa
Semua luka menganga jiwa

Aku
Kamu
Kita semua terluka semua penuh sengsara

Apa kita lupa ikrah jiwa
Bersimpuh kita hadap-hadap semua penuh makna
Kita menyatu dalam cinta

Bercerita tentang bakung lapuk, lilin redup,mawar hitam
Tentang luka hati,tentang elegi
Semua tentang cinta

Lantas kenapa
Badai biadab memang telah koyakkan perahu hati
Basah tersiram gerincik hujan dan langit basahi jiwa-jiwa,kita terkubur bah ego manusia

Apa kita harus berlari,bersembunyi tutup muka
Apa kita harus congkak,angkuh di ujung nista
Kita palingkan semua terhapus memori tentang ku,tentang dia,tentang kita

Maaf….ini bukan puisi hati
Pun aku lelah harus begini
Tak ku biasa memendam rasa dan aku tak ingin ini,ku haramkan aku sakiti hati

Apa kau lupa tentang aku
Bukankah kau tahu aku bukan manusia
Aku belulang retak dan sayap-sayapku patah,sang debu pekat kelam semua gelap,aku buta

Maka dengar aku
Mungkin ini memang suratan sang takdir
Hendak teruji ihwal cinta, pun cinta tak terdefinisi, tidak sama sekali

Dan lara hatiku kini
Aku menangis, air mata ragaku, jiwaku
Ego ini telah telanjangi kita,apa kita sekumpulan orang bodoh

Kekasih hati temali ini hendak kau apa
Apa kau suruh aku gantung diri kini
Kita berselisih lagi di surga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: